Bersama Yayasan Doa Yatim, FPKBB Gelar Kegiatan Kemanusiaan di Hari Jadi ke-10

BOGOR I REPUBLIKNEWS.NETBersama Yayasan Doa Yatim, Forum Peduli Kesehatan Bogor Barat (FPKBB) menggelar bakti sosial, bertempat di Saung Abah BTN, Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Minggu (24/8/2025),

Kegiatan yang merupakan rangkaian Perayaan Hari Jadi ke-10 tahun FPKBB, ini menjadi ajang pembuktian bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. 

Kegiatan baksos tersebut, diantaranya santunan bagi 60 anak yatim, pembagian alat bantu untuk penyandang disabilitas, serta diskusi kesehatan yang bermanfaat bagi warga.

“Alhamdulillah sepuluh tahun ini perjalanan penuh pasang surut relawan FPKBB. Tapi kami membuktikan bahwa semangat relawan selalu hidup, dan FPKBB akan terus hadir untuk masyarakat, dan sinergitas pemerintah juga tetap terjaga”, ujar Ketua Umum FPKBB, Asep Hidayat.

Menurutnya, hingga kini FPKBB telah memiliki sekitar lebih seratus anggota aktif, termasuk 80 relawan pengemudi Community Mobil Siaga Desa (CMD).

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan artis dangdut senior Caca Handika dan penyanyi Rana Rani yang menghibur para relawan dan tamu undangan. 

Lagu-lagu hits seperti “Angka Satu” sukses mencairkan suasana, menjadikan acara penuh kebersamaan sekaligus menjadi hadiah istimewa bagi anak-anak yatim yang hadir.

Ketua Panitia, Kang Jarman, menegaskan bahwa acara HUT ke-10 ini tidak hanya sekadar selebrasi. Namun momen ini menjadi bukti nyata kepedulian, bukan hanya seremonial.

“Kehadiran anak yatim, relawan, dan para mitra menunjukkan bahwa solidaritas masyarakat Bogor Barat sangat kuat,” jelasnya.

Perhatian dari berbagai pihak juga terlihat dari karangan bunga ucapan selamat yang dikirimkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, dan RSUD Leuwiliang, sebagai tanda dukungan terhadap gerakan sosial FPKBB.

Dengan menggabungkan kegiatan sosial, edukasi kesehatan, dan hiburan, FPKBB bersama Yayasan Doa Yatim berhasil menciptakan perayaan yang bukan hanya meriah, tapi juga menginspirasi. 

“Satu dekade perjalanan ini menjadi tonggak penting untuk memperkuat jejaring kepedulian sosial, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *